14 Mei 2016

PERIKSA CARA ANDA MEMIKUL !



Pada zaman dulu sebelum ditemukan mobil. Para pedagang menggunakan hewan seperti keledai, kuda, sapi dan onta sebagai kendaran untuk mengangkut dagangan dari dan menuju ke pasar.

Seorang pedagang buah menaikkan 100 kg buah dalam satu karung ke punggung keledainya. Namun, buah itu jatuh merosot ke sisi kiri badan keledai. Lalu ia menaikkan lagi, dan jatuh lagi merosot ke sisi kanan badan keledai.

Berhentilah si pedagang untuk berpikir sejenak. “aha, aku tahu sekarang agar buah itu bisa nyangkut di punggung keledaiku” Diambilnya bebatuan di halaman rumahnya lalu diisikan ke dalam karung. Setelah dirasa beratnya sama 100 kg, lalu diikat bersebelahan dengan karung buah dan ditempatkan tepat di tengah punggung keledai sehingga seimbang, kanan 100 kg, kiri juga 100 kg dan tidak merosot lagi karung buahnya ke kanan atau ke kiri. Dengan senyum kemenangannya si pedagang itu bergegas ke pasar.
SELESAI.

Pesan apa pun yang Anda petik dari cerita di atas, catat dan garis bawahi ini: CARA MEMIKUL YANG SALAH, yaitu menambahkan 100 kg batu untuk dipikul agar seimbang, menjadikan beban keledai bertambah. CARA MEMIKUL YANG BENAR, yaitu membagi buah menjadi 2 karung masing-masing 50 kg untuk menjadikan seimbang menjadikan keledai lebih ringan dalam memikul bebannya.

Kesimpulan dari kisah di atas:

Jika saat ini Anda mengalami masalah yang berat, bukan berarti Anda mempunyai pundak yang lemah, tapi bisa jadi cara Anda memikul yang salah. Sebab cara memikul yang salah menjadikan masalah kecil menjadi berat untuk dipikul.


Sahabat Sukses.
Load disqus comments

0 komentar