9 September 2018

Logika dan Takdir


Ada dua orang bersahabat,yang satu bernama "Logika"
dan yang satunya lagi bernama "Takdir".

Keduanya naik mobil dlm sebuah perjalanan yang panjang
Di tengah perjalanan mobil mereka kehabisan bahan bakar.

Keduanya berusaha melanjutkan perjalanan
dgn berjalan kaki sebelum datang waktu malam. Keduanya berusaha menemukan tempat beristirahat, setelah itu baru melanjutkan lagi perjalanan.

Si Logika memutuskan untuk tidur di bawah sebatang pohon. Sedangkan si Takdir memilih tidur di tengah jalan.

Logika berkata kepada Takdir: Kamu gila!
Kamu menjatuhkan dirimu kpd kematian. Boleh jadi
ketika kamu tidur ada mobil yang lewat & melindas tubuhmu.

Takdir menjawab:
Saya tdk akan tidur kecuali di tengah jalan ini. Boleh
jadi ada mobil yg datang lalu ia melihatku &
mengajakku bersamanya.

Akhirnya Logika betul-betul tidur di bawah pohon &
Takdir tidur di tengah jalan.

Tidak beberapa lama setelah
keduanya tertidur lewat sebuah mobil besar dlm kecepatan tinggi.

Tatkala ia melihat seseorang tidur di
tengah jalan, ia berusaha berhenti dgn mendadak,tapi sayang ia tidak bisa. Akhirnya ia membanting stir dan mobil itu berbelok ke arah pohon &  langsung menabrak logika & selamatlah si Takdir.

Inilah kenyataan hidup, Takdir memainkan peranannya di tengah-tengah manusia.

 Kadang - kadang sekalipun ia bertentangan
dengan Logika. Maka boleh jadi terjadinya delay dlm penerbangan ada keselamatan di balik itu.

Boleh jadi tertunda kita mendapatkan hak kita krn ada hak orang lain yang selama ini kita abaikan & kita tidak memperdulikan.

Boleh jadi kita terlambat menikah ada keberkahan di balik itu.
Boleh jadi kita belum dikaruniai anak ada kebaikan di balik itu.

Boleh jadi ditolaknya lamaran kerja kita ada hikmah besar dibalik itu.
Tertundanya pertolongan & kemenangan pasti ada manfaat yg sangat besar di belakang itu.
"Boleh jadi kalian membenci sesuatu padahal ia baik bagimu."
Oleh karena itu, optimislah selalu.dan tetap semangat dalam menjalani hidup ini.
(Sumber: Humor & Motivation)

Load disqus comments

0 komentar