19 September 2018

Belajar Dari Sopir TAXI, Balas Keburukan Dengan Kebaikan


Suatu hari saya naik sebuah taxi mennuju ke Bandara. Kami melaju pada jalur yang benar, ketika tiba-tiba sebuah mobil hitam melompat keluar dari tempat parkir tepat di depan kami, Supir taxi menginjak pedal rem dalam - dalam hingga ban mobil berdecit & berhenti hanya beberapa cuma dari mobil tersebut.

Pengemudi mobil hitam tersebut mengeluarkan kepalanya & memaki maki ke arah kami.
Supir taxi hanya tersenyum & melambai pada orang tersebut. Saya sangat heran dengan sikapnya yang bersahabat.
Saya bertanya, "Mengapa anda melakukannya ? Orang itu hampir merusak mobil anda & dapat saja mengirim kita ke RS?"

Saat itulah saya belajar dr supir taxi tersebut mengenai apa yang saya kemudian sebut "Hukum Truk Sampah".

Ia menjelaskan bahwa banyak orang seperti truk sampah. Mereka berjalan keliling membawa sampah, seperti frustrasi, gengsi, kemarahan, kekecewaan & keegoisan.
Seiring degan semakin penuh kapasitasnya, semakin mereka membutuhkan tampat untuk membuangnya & seringkali mereka membuangnya kepada anda.


Jangan ambil hati, tersenyum saja, lambaikan tangan, lalu lanjutkan hidup.
Jangan ambil sampah mereka untuk kembali membuangnya kepada orang lain yang anda temui di tempat kerja, di rumah atau dalam perjalanan.

Intinya, orang yang sukses adalah orang yang tidak membiarkan "truk sampah" mengambil alih hari - hari mereka dengan  merusak suasana hati & jiwa.

Hidup itu 10% mengenai apa yang kau buat dengannya & 90% tentang bagaimana kamu menyikapinya...

You choose to be Happy & Enjoy or Grumpy !!

Hidup ini jangan diisi dengan penyesalan, maka kasihilah orang yang memperlakukan & mengingatkan anda dengan benar & baik, berdoalah bagi yang memperlakukan anda tidak benar & tidak baik.

Hidup bukan mengenai menunggu badai berlalu tapi tentang bagaimana belajar menari & bergembira dalam hujan.
Jangan pernah menghakimi orang lain,
Biarlah kita menjadi pribadi menawan, berkharisma, bijak, arif, bermanfaat & mencoba belajar mengerti & memahami orang lain dr situ pahala bertambah, berharga & bernilai diri kita di mata Allah & manusia, benar atau betul ???

Sumber : Group WA Humour and motivation
Load disqus comments

0 komentar