21 Oktober 2019

Belajar Dari Hujan Gerimis, Yang Selalu Menyejukkan


Selamat Pagi Padang.
Sebuah kota tempat aku kembali beraktivitas dan semua ber aktivitas.

Menikmari dingin kota Padang pada pagi hari ini karena hujan - hujan kecil membasahi bumi pertiwi membuat aku malas untuk bergerak di bantal kapuk. Namun rutinitas aku sepanjang senin sampai jumat adalah harus masuk kantor, maka aku harus selesaikan semua tugas semaksimal mungkin.

Tugas adalah tanggungjawab yang harus di selsesaikan dan bukan hanya di pandang seperti memandang lukisan yang berjejer di dinding. Tiba saat nya aku mengukur kinerja sepanjang waktu. Kinnerja yang terpapar di depan mata,  kinerja yang terukur dari waktu ke waktu dan kinerja yang harus diselesaikan tanpa lelah.


Sesampai di kantor hujan gerimis masih membasahi bumi pertiwi,  rintik - rintik hujan dari langit terus membasahi bumi. Hujan adalah penyejuk, hujan adalah penyemangat,  hujan selalu menyejukkan.

Maka jadilah seperti hujan yang selalu menyejukkan semua insan yang hidup di muka bumi. Jadilah seperti panas matahari sebagai penyemangat. Dan jangan jadi seperti badai yang hanya sementara lalu kendor lagi. Hehe..

Dikala melihat orang susah,  marilah kita membantu. Dikala melihat orang sukses,  marilah kita belajar dari ke suksesannya.  Jangan menjadi api dalam sekam,  dan jangan menjadi api dikala panas,  dan jadilah penyejuk dikala di butuhkan.
Sebuah motivasi yang aku kutip dari seseorang.  Sukses bersama,  maju bersama.
Load disqus comments

0 komentar