26 November 2019

Betapa Rapuhnya Jiwa Seorang Ksatria, Ketika Tidak Dapat Mendapatkan Cinta

Ilustrasi Gambar : popbela.com
Siang ini aku kembali menulis di sela - sela jam istirahat aku. Sebuah feature muda - mudi masa kini akan aku coba angkat dalam BlogNotes ini.

Berbicara soal asmara tidak akan pernah habisnya,  dan berbicara tentang asmara memang terkadang membutuhkan suatu perjuangan.




Seorang ksatriapun yang selalu kuat dalam menghadapi segala medan kehidupan,  bahkan dalam menghadapi medan perangpun, tidak pernah gentar dari bentuk situasi apapun. Namun, begitu rapuhnya jiwa seorang ksatria ketika menghadapi dengan urusan asmara.

Aku akan angkat tema pada siang ini adalah sebuah kisah seorang pemuda yang hidup jauh di rantau orang,  berpuluh - puluh tahun hidup di rantau orang. Namun saat ini,  asmara mereka harus terhalang oleh keluarga.

Berbagai cara sudah dilakukan oleh sang pemuda agar dapat meluluhkan hati sang keluarga besar,  lagi - lagi gagal karena sang pemuda termasuk kategori yang egois dan keras kepala.




Ketika perjuangan sang pemuda masih berlangsung,  sang pujaan hati tidaklah mengerti dengan situasi yang di hadapkan sang pemuda. Justru sang gadis pujaan hati menganggap perjuangan sang pemuda tidaklah berarti.
Ilustrasi Gambar : lifestyle.kompas.com
Mulailah saling egois, dan mulailah saling tidak memahami. Sehingga sang pemuda tidak lagi dapat menghadapi sang keluarga dengan jiwa tenang lagi.

Ketika situasi seperti ini sudah terjadi? Saling percaya tidak ada lagi? Dan perjuangan sang pemuda akankah berhasil?.  Jawabannya ada pada sang pemuda dan sang pujaan hati.

Mulailah kalian saling support,  dan janganlah kalian saling ego. Jika kalian saling ego,  perjuangan kalian tidak akan berhasil sampai kepelaminan nanti.




Saling support penting,  saling mengerti dan memahami juga lebih penting. Jangan buat hati pasangan anda rapuh,  namun buatlah hati pasangan anda bergelora dengan semangat yang tidak pernah padam.

Terus berjuang terhadap orang yang kalian cintai,  terus berjuang tanpa batas waktu dan hari. Dan terus berjuang tanpa ada yang menghalangi.
Load disqus comments

0 komentar