22 November 2019

Sepiring Ketan Dan Pisang Goreng, Ditemani Secangkir Kopi Panas.

Meski perjalanan kami begitu melelahkan menelusuri Desa - Desa yang ada di Sumatera Barat. Rasa lelah kami terobati ketika melihat dagangan masyarakat yang kami temukan di sepanjang jalan pedesaan.

Sepiring ketan berkawan pisang goreng kami pesan ketika itu. Teman - teman tahu dengan makanan khas minang ini? Tentunya makanan khas seperti ini hanya dapat teman - teman jumpai di desa - desa saja.


Potret perjalanan seperti ini, memang sudah sering aku lakukan. Baik dalam rangka tugas dari kantor. Ataupun melakukan perjalanan sendiri di saat aku weekend.


Tadinya aku sudah melihat ada yang menjual gorengan dan ketan sebelum menyelesaikan job yang harus aku tuntaskan hari ini. Ya, akhir nya aku tuntaskan dahulu perkerjaan yang di amanatkan kepada aku.

Setelah semua pekerjaan sudah selesai aku lakukan,  aku kembali ke tempat penjual goreng yang sudah aku lock koordinatnya. Jadi aku dengan gampang menemukan alamat penjual gorengan yang menjadi targetku melepaskan penasaran terhadap menu gorengan dengan sebungkus ketan yang sudah di bungkus rapi pada estalase mereka.

Rasa penasaran aku terlepaskan di saat aku mulai menyantap hidangan ketan dengan goreng pisang yang susah disediakan oleh pemilik warung.
Teman aku malah minta minuman kopi,  " tidak enak ya,  jika makan ketan pisang goreng tidak ditemanin secangkir kopi". Kata dia, kepada pemilik warung.

Warung penjual gorengan ini memang tidak menyediakan kopi,  namun ia sangat memanjakan pelanggannya dengan memesan dua cangkir kopi dari warung kopi, sebelah warung gorengannya.


Dari cara pemilik warung berdagang dan memuaskan pelayanan pelanggan. Aku berikan cap jempol buat mereka. Meski hanya berjualan gorengan,  pelanggan mereka sangat rame sekali.


Harga gorengan yang di jual juga sangat murah kok,  maaf harga rahasia ya.. Hehe.

Kesimpulan yang dapat aku ambil dari strategi berjualan pemilik warung sangat hebat juga rupanya. Disamping mereka dapat memasak gorengan dengan enak,  dan juga pelayanan yang ramah. Semoga pedagang - pedagang yang lain dapat mencotoh cara daganga mereka. Semoga gorengannya laris manis.  (joyun)
Load disqus comments

0 komentar