Language

28 Desember 2019

"Tikar Ruyung Sulaiman, Produksi Kerajinan Batang Kelapa", Sebuah Paper Untuk Internasional Conference Di Bandung, 25 Februari 2020

Akhirnya sebuah ajang Kompetisi Paper tingkat Internasional pada 25 Februari 2020 yang akan di selenggarakan di Bandung,  akan aku ikuti bersama rekan - rekan aku di Padang,  Sumatera Barat.

Ini adalah kompetisi pertama kali yang aku ikuti sepanjang umur hidup aku. Dan tentunya aku tidak akan melewati kompetisi ini. Bagi aku,  kalah atau menang tidak penting. Namun aku akan melewati tahap demi tahap,  sampai aku berhasil mencapai finish.




Pertama kali aku mendapat info ini,  pada sebuah group wa di sebuah perguruan tinggi tempat aku penah menyelesaikan pendidikan Sarjana,  Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi LPPN. Dan kebetulan waktu itu aku mendalami bidang konsentrasi ilmu administrasi Bisnis.

Pertama kali aku memdapatkan info tentang penulisan sebuah paeper tersebut. Aku bingung,  mau mengangkat topik apa?.  Sumbernya dari mana?.

Namun alhamdulillah, tiba - tiba aku kepikiran pada sebuah industri kreatif di sebuah kota Pariaman,  sebuah pengrajin yang mengolah batang kelapa menjadi sebuah tikar.

Aku masih lupa apa nama usaha industri kreatif yang di miliki oleh bapak sulaimam ini. Dan akhirnya aku mencari nomor handphonenya,  dan aku telpon menit itu juga.




"Assalamualaikum, dengan bapak sulaiman,  pemilik usaha pengrajin tikar kelapa?". Tanya aku siang ini.

"Waalaikumsalam,  benar. Ada yang bisa saya bantu yul". Jawab dia.

Aku kaget ternyata dia masih menyimpan nmor aku,  padahal kami baru pertama kali bertemu, saat ada acara Pekan Olahraga Nasional (PON)  di Kabupaten Padang Pariaman,  nama daerah kecilnya nagari sungai sariak.

Lanjut aku bertanya lagi. "Nama usaha bapak sulaiman apa ya,  saya lupa (sambil tertawa kecil,  padahal aku memang lupa)"

Lalu bapak sulaiman menjawab,  "Tikar Ruyung Sulaiman". Dengan logat khas, yang persis aku sudah kenal.

Akhirnya aku langsung saja bilang bahwa aku akan membuat sebuah paper internasional. Tapi aku akan publish dalam paper yang akan aku tulis nanti.  Apakah bapak sulaiman bersedia?.  Jawab aku singkat,  tadi siang.

Dan alhamdulillah tanpa berfikir panjang bapak sulaiman,  sekaligus pemilik pengrajin Tikar Ruyung Sulaiman,  setuju dengan tawaran aku.




Dan akhirnya, sampai tulisan ini aku publish dalam BlogNotes. Aku memberikan judul pada paper aku nanti di Internasional Conference Di Bandung yang berjudul.

"Tikar Ruyung Sulaiman, Produksi Kerajinan Batang Kelapa, Kota Pariaman, Sumatera Barat"

Demikian tulisan singkat aku pada sore ini, terus ikuti tulisan menarik dari BlogNotes. Semoga bermanfaat, Salam BlogNotes.
Load disqus comments

0 komentar

Arsip Postingan

Baca Juga >>>